Headlines News :

Latest Post

BERBAGAI BENTUK USAHA IKAN LELE


Sebagaimana dipraktikkan oleh para petani, usaha produksi lele lokal maupun lele dumbo dipisahkan menjadi usaha pembenihan dan usaha pembesaran. Pola pengusahaan itu pada prinsipnya sama, tetapi dalam budi daya lele istilah pembenihan/pendederan dan pembesaran ditentukan oleh ukuran lele hasil panennya. Apabila ukuran lele hasil panen adalah ukuran konsumsi maka disebut sebagai tahap pembesaran. Namun, bila ukuran lele hasil panen adalah benih (akan dibesarkan lagi) maka disebut sebagai pembenihan/pendederan.

Oleh karena itu, ada istilah pembenihan I (hasilnya untuk didederkan lagi), pembenihan ll (hasilnya untuk didederkan lagi), dan pembenihan lll (merupakan pendederan terakhir karena pemeliharaan setelah tahap ini adalah pembesaran). Jadi, walaupun benih yang ditebarkan berukuran l-3 cm, tetapi bila pemeliharaan yang dilakukan bertujuan untuk mencapai ukuran konsumsi (hasil panen berupa lele ukuran konsumsi) maka pemeliharaan itu disebut pembesaran.

1. Usaha pembenihan lele

Dalam usaha pembenihan, dikenal istilah pembenihan tahap I, pembenihan tahap ll, dan pembenihan tahap lll.

Usaha pembenihan tahap I 
dilakukan mulai dari pemeliharaan calon induk (lele yang sudah dewasa) kemudian dikawinkan.Telur yang dihasilkan ditetaskan di kolam ipukan (kolam pendederan) sampai benih berumur 12-15 haridengan ukuran panjang badan 2-3 cm. Benih sepertiinisudah dapat dijual. Dalam kegiatan pembenihan tahap ll, benih dari usaha pembenihan I (umur 12-15 hari, panjang 2-3 cm)dipelihara lagioleh produsen benih tersebut atau oleh petani lain. Benih tersebut dipelihara dalam kolam pemeliharaan benih selama 21-30 hari (3-4 minggu) sampai ukuran panjang badannya mencapai 5-6 cm. Benih ukuran ini dapat dijual atau dipelihara lebih lanjut.

Benih dari usaha pembenihan ll 
(umur 35-45 hari, panjang 5-6 cm) dipelihara lagi dalam usaha pembenihan tahap lll selama 30 hari hingga ukuran panjangnya mencapai 10-'15 cm dan berat 40-50 g per ekor. Benih besar ini disebut "gelondongan". Selanjutnya benih gelondongan itu dipelihara dalam kolam pembesaran dengan lama pemeliharaan 45-60 hari hingga ikan menjadi ukuran konsumsi yang beratnya 125-150 g per ekor. Semakin besar ukuran benih, semakin tahan terhadap penyakit sehingga jarang ada yang mati dalam pemeliharaan. Dengan demikian, tingkat mortalitasnya makin rendah.

2. Usaha pembesaran lele

Dalam usaha pembesaran, benih dari berbagai ukuran dipelihara hingga menjadi lele ukuran konsumsi. jangka waktu pembesaran tergantung dari ukuran benih waktu mulai dipelihara. Ada yang memulai dari ukuran ada pula yang memeliharanya mulai dari benih berukuran 3-5 cm, 6-8 cm, atau dari gelondongan ukuran 10-15 cm. Jangka waktu pemeliharaan berbeda-beda, tergantung pada ukuran/berat ikan konsumsi yang akan dipanen.

Lahan untuk Budi Daya

Lele dapat dibudidayakan di kolam pekarangan, di sawah, dan di kolam dengan sistem longyam. Ada beberapa sistem budidaya perairan yang juga berkembang di lndonesia, misalnya keramba jaring apung (kejapung, UA) yang berada di danau atau rawa dan keramba dasar yang dibuat dari bambu kemudian ditenggelamkan di dasar saluran/selokan. Namun, masyarakat kurang berminat memelihara lele dalam keramba karena sistem budi daya tersebut masing-masing mempunyai kelemahan. Sebagai contoh, keramba dasar yang dipasang di dasar saluran, seperti di kota Cianjur dan sekitarnya, menyebabkan ikan/lele yang dipelihara di dalamnya berbau lumpur yang sulit dihilangkan. Pemeliharaan lele di KJA juga kurang disukai karena biaya produkinya relatif mahal, sedangkan harga jual lele relatif murah. Apalagi ditambah dengan pengaruh biaya pakan yang cukup tinggi.terkecil,

PANDUAN PENGELOLAAN BENIH LELE BARU NETAS


Bila lele dumbo telah memijah (bertelur) di dalam bak pemijahan maka keesokan harinya kakaban yang tampak telah penuh dilekati telur dipindahkan ke dalam bak pendederan yang telah disiapkan 2 hari sebelumnya. Setelah 30-40 jam, telur akan menetas di dalam bak pendederan ini. Kalau telah tampak burayak menetas semua (keesokan harinya), kakaban dapat dikeluarkan dari dalam bak pendederan itu. Kakaban segera dicuci, dijemur, lalu disimpan agar dapat digunakan lagi. Benih lele yang baru menetas (burayak) sampai umur 2 haritidak perlu diberi pakan. Hal ini karena burayak tersebut masih belum dapat makan dan hanya menyerap zatgizi dari kuning telurnya sendiri. pada hari ketiga mulai diberikan serbuk halus, yaitu pelet pakan ikan yang ditumbuk atau dihaluskan dengan blender.

Dosis pakan untuk burayak ini diberikan sedikit-sedikit saja, cukup 2 sendok makan sekali pemberian. Cara memberikannya tidak ditaburkan merata, melainkan pakan berupa tepung tersebut dibasahi dengan sedikir air agar menggumpal dan dapat tenggelam, lalu dionggokkan sedikit demi sedikit di bebebrapa tempat sehingga dapat diamati ketika burayak lele bergerombol memakan serbuk pakan tersebut. Apabila burayak ini tampak bernafsu untuk makan, berarti masih belum kenyang sehingga perlu ditambahkan lagi pakan sampai dalam waktu sekitar 5 menit burayak makan. setelah itu, pemberian pakan tersebut sebaiknya dihentikan. Pada tengah hari dan sore hari, pakan diberikan lagi. Jadi, sehari diberi pakan 3 kali. Di dalam air kolam tentu banyak ditumbuhi binatang renik semacam rotifera dan protozoa yang cocok untuk pakan burayak. Burayak yang telah berumur 3 hari mulaidiberi pakan berupa kutu air (Daphnia atau Moina) dan cacing sutera. 

Pakan ini dapat dibeli dari pengumpul kutu air dari selokan atau danau-danau kecil di sekitar kampung. Pemeliharaan burayak di kolam pendederan biasanya berlangsung selama 12-15 hari saja. selama selang waktu itu biasanya air tidak perlu diganti, cukup ditambah saja bila terjadi banyak penguapan. Murai umur 12 hari, burayak lele sudah dapat dijual atau dipindahkan ke kolam pendederan yang lebih besar agar pertumbuhannya lebih cepat. Bila pemeliharaan berhasil dengan baik dari seekor induk lele betina yang beratnya 1 kg dapat dihasilkan 40.000-60.000 ekor burayak umur 12-14 hari. Dari pemeliharaan di pendederan selama 12-14, diperoleh benih lele ukuran 2-3 cm. Benih kecil ini sudah dapat dipindahkan untuk diperihara lebih lanjut di kolam atau sawah atau sudah dapat dijual.

PANDUAN MEMELIHARA INDUKAN LELE


Pemeliharaan calon induk sangat perlu diperhatikan karena hanya dari induk yang baik dapat diperoleh benih yang baik kuaritas maupun kuantitasnya. Manajemen (pemeliharaan dan perawatan) induk dan calon induk lele haruslah ditujukan agar induk-induk lele itu selalu dalam keadaan sehat, pertumbuhannya cepat, dan daya vitalitasnya tinggi sehingga dapat menghasilkan jumlah telur yang banyak dan keturunan yang sehat. Untuk tujuan tersebut, air kolam diatur agar sering berganti, walaupun air pemasukan tidak terlalu deras. 

Debit air 5-6 liter per menit untuk kolam seluas 100 m2 sudah memadai untuk menyegarkan lingkungan hidup lele. Selain itu, induk lele juga diberi pakan yang bermutu baikdan daram jumlah yang cukup. Karena induk lele memerlukan pakan berkadar protein tinggi untuk pembentukan telurnya maka pakan alami saja diperkirakan tidak cukup dan harus diberi pakan tambahan yang kaya protein hewani. Ada pakan buatan pabrik berupa pelet yang khusus untuk induk. Pakan ini mengandung kadar protein 400/o dilengkapidengan asam lemak esensial (asal dari minyak ikan) dan vitamin-vitamin yang menyuburkan perkembangan telurnya, yaknivitamin E, D, B kompleks, dan C. Pelet untuk induk harganya memang mahal sehingga pemberiannya cukup sebagai pelengkap saja, yaitu seminggu sekali sebanyak 5olo dari berat seluruh ikan yang dipelihara itu. Sementara dalam kesehariannya, induk diberi pakan tambahan berupa cacahan siput air (siput murbei, siput sawah), keong racun (bekicot), ataupun sisa-sisa hewan ternak yang dipotong, misalnya bagian usus hewan potong yang biasanya dibuang saja. Bahkan, bangkai ayam pun dapat diberikan kepada lele. 

Calon induk dan induk lele yang diberi pakan berkualitas baik menunjukkan peningkatan berat badan (gemuk), pertumbuhannya relatif seragam, kemampuan memijah (bertelur) lebih sering, jumlah telur banya
dan daya tetas telur tinggi. Sepasang induk lele yang diberi pakan berkualitas baik dapat memijah hanya dalam selang waktu 3-4 minggu. Lele mulai dapat bertelur setelah berat badannya mencapai 200 g. Jumlah telur yang dihasilkan oleh lele lokal dengan berat tersebut sekitar 3.000-4.000 butir. Semakin berat bobot induk lele maka semakin banyak telur yang dihasilkan. Namun, tidak diperoleh data mengenai umur maksimum lele dapat bertelur dan berat badan maksimum yang dapat dicapai.

CARA SINGKAT UNTUK BETERNAK BURUNG PUYUH


Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti sudah menikmati sedapnya telur puyuh. Jenis unggas yang dikenal sebagai Gemak merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Selain dapat dinikmati telur dan dagingnya, banyak yang sudah memanfaatkan bulu burung puyuh ini sebagai bahan aneka kerajinan. Satu manfaat lagi yangdiperoleh dari ternak burung puyuh ini adalah kotoran yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai pupukk andang ataupun kompos. 

Burung puyuh cukup mudah dibudidayakan. Dengan tingkat kebutuhan pasar yang tinggi menjadikan budidaya burung puyuh ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan. 


Persiapan Kandang Burung Puyuh 

  • Untuk budidaya burung puyuh, persyaratan kandang yang baik perlu diperhatikan adalah temperatur
  • kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C; kelembaban kandang berkisar 30-80%;
  • penerangan kandang pada siang hari cukup 25- 40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Sehingga kondisi kandang tidak lembab.
  • Dalam mempersipkan kandang burung puyuh ini, kita mempunyai 2 alternatif yang biasa diterapkan peternak puyuh, yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Sedangkan ukuran kandang yang digunakanumumnya untuk 1 m2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjutnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m2 sampai masa bertelur.
Ada beberapa tahapan dalam budidaya burung puyuh. Masing-masing tahapan idealnya memerlukan persiapan kandang yang sesuai, yaitu :

Kandang untuk induk pembibitan

Kandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan kemampuan menghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh dewasa membutuhkan luas kandang 200 m2.

Kandang untuk induk petelur

Kandang ini berfungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, dan keperluan peralatan yang sama. Kepadatan kandang lebih besar tetapi bisa juga sama.

Kandang untuk anak puyuh/umur stater(kandang indukan)

Jenis kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya kandang ini perlu dilengkapi alat pemanas. Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (ukuran ini cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh).

Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)

Jenis kandang berikutnya, bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram.

Penyediaan Bibit Burung Puyuh : 

Seperti sudah disinggung diatas, penyediaan bibit merupakan tahapan yang penting dalam budidaya burung puyuh. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:
  1. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.
  2. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
  3. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.

Pemeliharaan
Setelah kita dapatkan bibit yang baik, selanjutnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah pemeliharaan puyuh, meliputi :

Kebersihan/Sanitasi dan Tindakan Preventif
Untuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini mungkin.

Pengontrolan Penyakit Burung Puyuh
Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup.

Pemberian Pakan Burung Puyuh
Pemberian pakan merupakan faktor yang penting dalam keberhrhasilan beternak burung puyuh dengan hasil yang maksimal. Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematukmatuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan diberikan terus-menerus.

Pemberian Vaksinasi
Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral).

Pemanenan Burung Puyuh 

Tahapan yang paling ditunggu oleh seorang pengusaha adalah saat pemanenan. Seperti telah disinggung diatas, ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari budidaya burung puyuh ini, yaitu :

Hasil Utama
Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung.

Hasil Tambahan

Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja untuk pupuk kandang serta bulu puyuh sebagai bahan baku kerajinan tangan.

CARA DALAM MEMULAI PETERNAKAN BURUNG PERKUTUT


Suara burung perkutut memang terdengar hampir mirip dengan burung puter dan juga burung derduku. Memiliki suara yang bagus dan khas menjadikan burung perkutu begitu digemari masyarakat para pecinta burung, maka tak heran jika harga burung perkutut cukup tinggi di pasaran. Hal inilah yang menjadikan burung ini cukup potensial untuk dibudidayakan.

Bagi anda yang gemar memelihara burung kicauan, maka tidak ada salahnya jika anda mengembangkan hobi anda tersebut untuk dijadikan sebagai peluang bisnis, karena bisnis budidaya atau ternak burung perkutut saat ini cukup menjanjikan. Pada dasarnya, langkah-langkah beternak burung perkutut hampir sama dengan beternak burung-burung lainnya. Di dalam usaha ternak burung perkutut juga dibutuhkan pemahaman dan keuletan dan juga kesabaran dalam menjalaninya.

Bagi anda yang tertarik ingin mencoba untuk beternak burung perkutut, kami telah siapkan informasi mengenai panduan lengkap cara ternak burung perkutut untuk pemula dibawah berikut ini.

Cara Ternak Burung Perkutut dan Pemeliharaannya

1. Persiapan Kandang

Sebelum memulai usaha ternak burung perkutut, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu kandang penangkarannya. Di dalam cara membuat kandang penangkaran untuk burung perkutut cukup mudah dan sederhana, asalkan yang paling terpenting di dalam kandang burung bisa terbang dan mengibaskan sayapnya secukupnya.


Ukuran Kandang

Selain itu, ukuran kandang juga dapat disesuaikan dengan lahan yang tersedia berbentuk persegi. Untuk ukuran ideal dari kandang penangkaran sebaiknya minimal memiliki tinggi sekitar 150 cm, Panjang 100 cm dan lebar 50-100 cm. sedangkan pada bagian dasar atau lantai kandang, sebaiknya diberi hamparan pasir atau batu koral untuk menjaga kelembaban kandang. Kemudian pada bagian atap kandang, sebaiknya menggunakan genteng, asbes bergelumbang atau fiber. Jangan pernah menutup atap dengan menggunakan seng, karena dapat menyebabkan suhu di dalam kandang menjadi panas.

Bahan dan lokasi

Bahan yang dapat digunakan yaitu kayu, bambu atau aluminium (jika memungkinkan). Sedangkan untuk dinding sekelilingnya menggunakan ram kawat yang cukup kuat. Pastikan lokasi kandang penangkaran berada di luar, sehingga dapat terkena sinar matahari pagi secara langsung dan bisa mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

2. Pemilihan Indukan

Di dalam usaha ternak burung perkutut, langkah dalam pemilihan bibit indukan merupakan langkah yang sangat penting dan harus selalu diperhatikan untuk menunjang keberhasilan dalam beternak burung perkutut

Berikut ini merupakan beberapa tips dalam memilih indukan burung perkutut yang baik, yaitu meliputi :
  • Memiliki postur tubuh bongkok dan sedikit panjang
  • Memiliki kepala yang besar dan terkesan gagah
  • Batok kepala memiliki parit yang cukup dalam dan panjang
  • Memiliki bentuk paruh yang lurus dan pada bagian bawahnya agak tebal
  • Memiliki lubang hidung yang sempit dan lurus
  • Bentuk mata bulat dan pandangannya tampak tajam
  • Memiliki sisik di bagian kaki yang rapi
  • Memiliki rongga suara yang besar
  • Memiliki supit yang renggang dan tebal
  • Memiliki warna bulu bersih dan cerah
Ciri-ciri Indukan Jantan yang baik

Bagi para peternak burung perkutut, biasanya mereka dapat mengenali ciri-ciri indukan jantan dengan memperhatikan pada ciri-ciri fisik, suara dan juga genetisnya. Berikut ini merupakakan beberapa kiat dalam menentukan indukan burung perkutut jantan dengan melihat pada segi fisik dan suaranya.

Fisik indukan jantan

Ciri-ciri pada bagian fisiknya bisa dilihat pada :
  • Struktur Dada : Jika dibagian tulang dada terlihat lebar, maka burung tersebut memiliki pernafasan yang baik, sehingga suara yang dihasilkan akan semakin panjang dan merdu.
  • Struktur Kantung Suara : Semakin Lebar kantung suara yang dimilikinya, maka irama suara yang dihasilkan akan semakin baik dan merdu.
  • Struktur Tubuh : indukan jantan yang baik, memiliki postur tubuh yang terlihat tegap dan gagah, terutama pada saat sedang bertengger.
  • Bulu : indukan perkutut jantan yang baik memiliki bulu dada yang halus dan mengkilap, karena biasanya bulu halus dan mengkilap di bagian dada menandakan suara yang dihasilkannya sangat bening dan nyaring. Sedangkan jika bulu dadanya terasa halus namun kusam, maka suara yang dihasilkan akan serak.
Kualitas suara indukan jantan

Untuk mengetahui kualitas suara burung perkutut dapat dikenal dengan cara :
  • Kualitas irama suara bagian depan
  • Kualitas irama suara bagian tengah
  • Kualitas irama suara bagian ujung
Ciri-ciri indukan betina yang baik, yaitu :

Untuk mengetahui ciri-ciri indukan betina yang baik, maka dapat dikenali dengan beberapa ciri berikut ini :
  • Memiliki postur tubuh yang tegap
  • Memiliki struktur tulang dada yang lebar
  • Irama suara dapat disesuaikan dengan kualitas suara dari indukan jantan
3. Teknik Penjodohan

Untuk melakukan penjodohan para burung perkutut agar bisa segera dikainkan yaitu dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini.

Merekat bulu sayap

Sifat dan karakteristik dari indukan perkutut jantan lebih agresif jika dibandingkan dengan indukan betina, maka pada saat dilakukan penjodohan sebaiknya bulu sayap sang jantan di rekat sekitar 4-5 helai dengan menggunakan solasi kecil. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya serangan kepada indukan betina saat dilakukan penjodohan.

Mengurung sangkar di dalam kandang

Masukan indukan jantan dan betina kedalam kandang penjodohan, namun indukan betina sebaiknya dipisahkan dengan menggunakan sangkar. Biarkan beberapa lama sampai indukan jantan dan betina mulai akrab dan berjodoh. Setelah itu, baru indukan betina bisa di satu kandangkan dengan indukan jantan untuk melakukan perkawinan.

Satu indukan jantan dengan beberapa indukan betina

Jika indukan jantan terlalu agresif dan ganas kepada indukan betina saat akan dilakukan penjodohan, maka solusi terbaiknya yaitu memasukan 1 ekor indukan jantan kedalam kandang penjodohan yang berisi beberapa ekor indukan betina. Hal ini bertujuan agar indukan jantan bisa memilih indukan betina yang disukainya. Setelah mendapatkan jodohnya, maka pasangan burung perkutut tersebut dapat dimasukan ke dalam kandang penjodohan.

Pemberian Pakan

Jenis pakan untuk burung perkutut yaitu pakan berupa biji-bijian yang terdiri dari campuran jerawut, beras merah, ketah hitam, gabah merah, milet, godem dan canary seed. Pastikan pakan yang diberikan masih baru dan berkualitas bagus. Pemberian pakan dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan, hal ini tentunya untuk menjaga kondisi dan berat tubuh burung tetap terjaga.

Pemberian pakan untuk burung yang diternakan dengan burung yang akan diikut lombakan jelas berbeda, umumnya konsumsi pakan burung perkutut sekitar 10% dari berat tubuhnya. Namun agar tidak terlambat di dalam pemberian pakan, sebaiknya pakan harus selalu tersedia di dalam sangkar untuk pakan cadangan.

Begitu juga dengan air minumnya, pastikan air minum di dalam sangkar selalu tersedia dan ganti secara rutin air minumnya setiap hari atau 2 kali sehari. Sedangkan di dalam kandang penangkaran sebaiknya selalu tersedia bubuk bata merah dan pasri yang ditebarkan di lantai kandang, ini bertujuan agar burung bisa memakan kerikil pasir dan juga bubuk bata merah yang biasa konsumsi oleh burung perkutut untuk membantu mencerna makanan dan juga sebagai sumber mineral.

PANDUAN MEMULAI BISNIS PETERNAKAN BURUNG JALAK SUREN


Burung Jalak Suren adalah salah satu jenis burung yang sangat menyenangkan untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Suara kicauan yang dihasilkan oleh burung jalak suren sangat bagus dan keras, sehingga burung ini cukup digemari banyak kalangan para pecinta burung kicauan. Perawatan dari jalak suren cukup mudah, baik dalam pemberian pakan maupun perawatan hariannya.

Cara Ternak Burung Jalak Suren

Berikut ini merupakan beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis ternak Jalak Suren. Yaitu :

Pemilihan Indukan Jalak Suren

Di dalam memilih calon indukan Jalak Sure jantan dan betina, idealnya memilih indukan yang sudah berumur sekitar 1-2 tahun. Karena pada usia tersebut biasanya Jalak Suren sudah siap untuk dikawinkan, pastikan juga anda untuk memilih indukan jantan dan betina yang sudah jinak agar lebih mudah untuk dikembangbiakan.

Persiapan Kandang Penangkaran

Di dalam proses pembuatan kandang penangkaran untuk Jalak Suren pada dasarnya memang tidak ada ukuran baku, tetapi menurut dari pengalaman para peternak yang sudah sukses, ukuran kandang penangkaran yang ideal sebaiknya memiliki panjang sekitar 2 meter, lebar 1 meter dan tinggi 2.25 meter. Namun jika lahan yang digunakan tidak mencukupi, maka dapat disesuaikan dengan kondisi dan ukuran lahan yang tersedia asalkan tidak kurang dari 1 x 1 x 1 meter.

Untuk kontruksi kandangnya sendiri, meliputi :

Usahakan dinding kandang di bagian kanan, kiri dan belakang dibuat dengan mengguakan batako/bata merah dan jangan dilapisi dengan plester semen batu agar kelembaban di dalam kandang tetap terjaga dengan baik. Kemudian di bagian dinding depan (Pintu) sebaiknya harus selalu terbuka atau ditutup dengan menggunakan kawat ram. Selanjutnya untuk bagian atap kandang ditutup sebagian dan sebagian lagi biarkan tetap terbuka, misalnya sebagian di tutup menggunakan asbes dan sebagian lagi ditutup menggunakan kawat ram.sedangkan untuk bagian dasar lantainya, sebaiknya menggunakan alas dari tanah liat atau tanah biasa dan jangan di plester.


Setelah kandang selesai dibuat, siapkan sarang yang nantinya dapat digunakan untuk bertelur dan mengerami telur-telurnya. Sarang dapat dibuat dari bahan seperti kayu dan triplek yang dibentuk persegi (kotak) berukuran 25 x 25 x 35 cm, lalu letakan sarang tersebut pojok atas kandang, karena burung Jalak Suren lebih suka bertelur diatas. Selain itu, siapkan juga tempat untuk mendi atau menggunakan media keramba utuk dijadikan tempat menampung air.

Pemberian Pakan

Dalam beternak burung Jalak Suren, sebaiknya ketersedian pakan utama dan juga pakan ekstra harus selalu tersedia untuk mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya untuk mendukung proses reproduksinya. Pakan utama yang diberikan yaitu berbentuk voer, sedangkan untuk pakan ekstra berupa jangkrik, ulat hongkong dan juga pisang kepok.

Perkawinan

Di dalam melakukan proses perkawinan antara Jalak Suren jantan dan betina pada dasarnya tidak berbeda dengan cara mengkawinkan burung kicauan lainnya. Namun bagi anda yang masih pemula dan belum paham bagaimana cara menjodohkan burung Jalak Suren jantan dan betina agar cepat kawin, anda bisa simak penjelasannya dibawah ini.

Pertama-tama masukan Jalak Suren jantan dan betina kedalam sangkar terpisah, lalu tempelkan pintu kedua sangkar tersebut dengan kondisi pintu terbuka. Biarkan beberapa lama sampai sang jantan atau betina menghampiri lawan jenisnya, jika tidak ada tanda-tanda berjodoh maka bisa diganti dengan lawan jenis yang lain.

Setelah menemukan jodoh yang pas, biarkan mereka dalam satu sangkar sampai terjadi perkawinan dan bertelur. Indukan betina akan segera bertelur setelah proses perkawinan berhasil, lalu indukan betina akan meneraminya hingga telur-telurnya menetas.

Pemeliharaan Anakan

Setelah telur yang dierami menetas, biarkan anakan Jalak Suren bersama induknya selama 1 minggu hingga 1 bulan. Namun pada umumnya, para peternak yang sudah berpengalaman selalu mengambil anakan Jalak Suren setelah berumur 1 minggu dan dirawat dengan cara diloloh. Hal ini bertujuan agar indukan bisa kembali kawin dan bertelur. Dalam melakukan perawatan anakan yang baru berumur 1 minggu, langsung masukan kedalam incubator secara sendiri-sendiri dengan ditempatkan pada besek atau sarang buatan. Pakan yang diberikan yaitu jenis voer yang telah dihaluskan dan diseduk dengan air hangat agar lebih mudah untuk dicerna, pemberian pakan dapat menggunakan spet sedikit demi sedikit sampai mereka kenyang.

Baca juga
PANDUAN SINGKAT UNTUK BETERNAK BURUNG PUYUH

Waktu pelolohan sebaiknya dilakukan setiap 1 jam sekali dan jika sudah besar dapat dikurangi secara bertahap sampai Jalak Suren bisa makan sendiri. Setelah anakan Jalak Suren bisa makan sendiri, maka sudah bisa diberikan jenis pakan ekstra dengan jangkrik kecil yang sudah dihilangkan kaki dan bulunya sebanyak 5 ekor, lakukan 3 kali sehari untuk mempercepat masa pertumbuhannya.

Bagi anda yang tertarik untuk memulai usaha ternak burung Jalak Suren, sebaiknya anda mengikuti langkah-langkah diatas secara bertahan dan konsisten agar usaha ternak anda berhasil.

Burung Jalak terdiri dari beberapa jenis, yaitu :

Burung Jalak Bali

Burung Jalak Bali adalah jenis burung yang cukup langka, penyebaran dari burung ini mulai dari kawasan bubuhan hingga ke kasawan Gilimanuk yang memiliki luas penyebaran mencapai 320 kilometer persegi. Jika anda bisa membudidayakan jenis burung Jalak Bali, maka anda telah membantu menjaga populasinya yang saat ini sudah hampir punah.

Burung Jalak Suren

Jenis burung Jalak Suren banyak ditemukan hampir di seluruh pelosok negeri, burung inisangat cocok untuk dijadikan sebagai burung peliharaan di dalam rumah karena burung ini sangat jinak dan memiliki suara kicauan yang lantang dan bervariasi. Pemeliharaan burung jalak suren sangat mudah, asalkan bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup agar kesehatan dan produktivitasnya selalu terjaga.

Burung Jalak Putih

Burung jalak putih memiliki bentuk yang hampir mirip dengan jalak bali dan memiliki bulu berwarna putih, namun di sekitar matanya berwarna kuning tanpa ditumbuhi bulu. Harga pasaran burung ini di pasar burung sangat mahal yaitu berkisar antara Rp. 800 ribu hingga Rp. 2 jutaan. Sama hal nya dengan jalak suren, perawatan burung jalak ini sangat mudah asalkan semua syaratnya dapat terpenuhi dengan baik.

Burung Jalak Kerbau

Populasi dari burung jalak kerbau banyak ditemukan di kawasan Pulau Jawa, Bali Sulawesi dan beberapa kawasan di Asia Timur. Jalak Kerbau memiliki bentuk dan ukuran tubuh yang sedang sekitar 25 cm dengan bulu berwarna abu-abu tua yang mendekati warna hitam. Pada bagian tunggir dan ujung ekornya berwarna putih, berjambul pendek, paruh dan kakinya berwarna kuning sedangkan untuk jalak kerbau remaja berwarna kecoklatan.

Itulah beberapa jenis burung jalak yang ada di Indonesia. Dari beberapa jenis burung jalak tersebut, salah satunya yang akan kami bahas kali ini yaitu burung jalak suren.

Selain dapat menyalurkan hobi, beternak jalak suren juga dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang cukup menjanjikan mengingat penggemar dari burung jalak suren sangat banyak. Selain itu, harga jual dari burung jalak suren juga masih cukup tinggi, sehingga sangat cocok untuk dijadikan peluang bisnis bagi anda yang ingin memiliki pemasukan tambahan.


Beternak burung Jalak Suren tergolong mudah, asalkan segala sesuatu yang dibutuhkannya selalu terpenuhi dengan baik.

MENGOBATI PENYAKIT DENGAN TANAMAN TEMU KUNCI


Temu kunci (Curcuma xanathorriza Roxb) adalah jenis tanaman semak liar tahunan, tingginya mencapai sekitar 30 cm. Batangnya tersusun dari pelepah-pelepah daun yang terpadu. Dengan daun berbentuk bulat dan menjorong keujung dan kepangkal, dengan permukaan daun yang licin dibagian bawahnya, berwarna hijau dan tidak berbulu. Tulang daun nya besar serta berlapis-lapis seperti semburan cahaya matahari, ukuran daun nya (lebar) 4,5-10 cm dan panjangnya 32-38 cm, Jumlah daunnya pertanaman sekitar 4-5 helai daun. Bentuk bunganya seperti tabung tegak dengan ujung melengkung, bentuk tangkai bunganya pendek sehingga kelihatan seperti duduk, panjang mahkota bunga temu kunci sekitar 5 cm dan bunganya memiliki warna putih agak merah jambu atau pucat. Rimpang temu kunci tumbuh mendatar serta beruas-ruas, dengan akar berair, tebal, gemuk dan bentuknya seperti cacing.

Jenis tanaman temu kunci tersebar didaratan Asia, mulai dari Myanmar, Konkan, Andaman, Malaysia, hingga keindonesia khususnya kepulauan Jawa. Awal kemunculannya tanaman temu kunci banyak tumbuh liar dihutan jati, kepulauan jawa, Temu kunci sangat cocok ditanam ditanah liat dan mampu tumbuh dengan subur.

Dalam hal membudidayakan tanaman temu kunci melalui mata tunas, untuk tanaman temu kunci yang sudah tua akan memiliki satu mata tunas paling tidaknya. Cara membudidayakannya ambil tunas rimpangnya dan pisahkan dari induknya yang terdapat akar, dan dipisahkan dari induknya.

Temu kunci merupakan jenis tanaman herbal, ini tentunya karena khasiat dan kandungan kimia yang terdapat didalam tanaman tersebut diyakini mampu mengobati berbagai jenis penyakit yang sedang diderita, secara kimia temu kunci banyak mengandung minyak asiri seperti sineol, kamfer, d-borneol, d-pinen seskuiterpene, zingiberen, kurkumin, zedoarin dan pati.

Untuk beberapa daerah dan bahasa, temu kunci memiliki mana yang berbeda-beda seperti bahasa ilmuannya Curcuma xanthorriza Roxb, temu besar bahasa melayu, koneng gede atau temu raya untuk bahasa sunda dan labak untuk bahasa madura.

Khasiat temu kunci secara turun temurun (keyakinan nenek moyang) sangat banyak sekali, terutama untuk kesehatan salah satunya adalah untuk mengobati sariawan, cara mengunakannya juga cukup mudah dan sangat tradisional anda cukup mengambil rimpang temu kunci dikunyak kemudian ditelan (dimakan), tindakan tersebut juga diyakini mempu mengobati batuk kering.


Untuk mengobati sariawan tersebut tentunya bukan hanya satu-satunya dari khasiat temu kunci dan masih banyak yang lainnya seperti, sulit kencing, perut kembung pada anak-anak, kurap, cacingan dan masih banyak lagi khasiat-khasiat yang lain dari temu kunci tersebut. -

MENGOBATI PENYAKIT DARI BUAH PALA


Budidaya Petani. Manfaat pala adalah selain sebagai rempah-rempah, pala juga bermanfaat sebagai tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak digunakan dalam industri pengalengan, minuman dan juga kosmetik. Berikut adalahManfaat Buah Pala tersebut.

Kulit, batang dan daun pala : Batang pohon pala hanya dimanfaatkan sebagai kayu bakar. Sedangkan kulit batang dan daun tanaman pala menghasilkan minyak atsiri

Fuli : Fuli adalah benda untuk menyelimuti biji buah pala yang berbentuk seperti anyaman pala, disebut “bunga pala”. Bunga pala ini dalam bentuk kering banyak dijual di dalam negeri.

Biji pala tidak pernah dimanfaatkan oleh orang-orang pribumi sebagai rempah-rempah. Buah pala sesungguhnya dapat meringankan semua rasa sakit dan rasa nyeri yang disebabkan oleh kedinginan dan masuk angin dalam lambung dan usus. Biji pala sangat baik untuk obat pencernaan yang terganggu, obat muntah-muntah dan lain-lainya.

Daging buah pala sangat baik dan sangat digemari oleh masyarakat jika telah diproses menjadi makanan ringan, misalnya: asinan pala, manisan pala, marmelade, selai pala, kristal daging buah pala. 

Demikian artikel tentang Manfaat Pala tersebut, semoga bermanfaat.

MENGOBATI PENYAKIT DARI TANAMAN SERAI


Serai (Cymbopogon nardus) merupakan jenis tanaman yang sekilas mirip dengan alang-alang, namun rumpun serai lebih besar dibandingkan dengan alang-alang, daun serai beberbentuk pipih panjang dan lurus mempunyai lebar sekitar 15 mm.

Dalam membudidaya serai cukup mudah kita cukup memisahkan sebagian rumpun serai dengan mengikutkan akarnya lalu menanamnya.

Secara kimia serai banyak mengandung minyak asiri, seperti geraniol, citronnelal, eugenol-metil eter, sitral, dipenten, eugenol, kadinen, kadinol dan lemonen.

Khasiat serai sangat banyak sekali, dan berikut ini adalah beberapa khasiat serai untuk kesehatan dan cara mengolahnya.
  • Siapkan 600 gram batang serai dengan akarnya
  • Cuci sampai bersih
  • Rebus serai yang sudah kita siapkan tersebut
  • Gunakan air rebusan daun serai tersebut untuk mandi selagi airnya hangat
Khasiat serai untuk obat batuk
  • Siapkan serai yang masih segar dan kering masing-masing 600 gram
  • Cuci sampai bersih
  • Rebus serai tersebut dengan air bersih secukupnya
  • Minum air serai tersebut setiap hari.
Khasiat serai untuk ngilu atau nyeri
  • Siapkan batang serai yang masih segar
  • Rebus dengan sedikit air
  • Saring ambil airnya
  • Sapukan air ramuan tersebut kebagian sendi yang ngilu
Khasiat serai yang lainnya


Ambil beberapa tetes air minyak serai diminum dapat untuk mengobati berbagai penyakit seperti sakit kepala, nyeri lambung dan diareDemikianlah pembahasan admin khasiat daun alami kali ini tentang khasiat serai semoga bermanfaat dan cepat sembuh

PENGOBATAN TRADISIONAL DARI DAUN JAMBU AIR


Jambu air merupakan jenis buah-buahan yang gampang diperoleh. Kecuali memiliki kandungan air yang tinggi, buah yang satu ini pun mempunyai beragam fungsi kesehatan untuk tubuh. Sering juga, bagian lain tanaman Jambu Air pun bisa dibuat menjadi obat penyembuh penyakit. Orang seringnya mengambil manfaat daun Jambu Air selain buahnya sendiri. Lantas apa saja yang bisa diberikan daun Jambu Air untuk menunjang kesehatan tubuh?

Sesuai dengan penelitian yang dikerjakan para pakar didapatkan data jika daun Jambu Air memiliki kandungan beberapa senyawa aktif diantaranya adalah golongan fenolik, saponin dan steroid. Ketiganya senyawa itu merupakan unsur utama kenapa daun Jambu Air bisa berkhasiat.


1. Obat turun panas
Telah lama diketahui jika manfaat daun Jambu Air dapat digunakan sebagai ramuan herbal penurun panas dan demam terutama anak-anak. Cara membuat ramuan dari daun Jambu Air ini mudah saja, sediakan beberapa lembar daun Jambu Air, cuci bersih dan remas-remas hingga agak lumat. Tempatkan dalam gelas berisi air hangat. Ambil rendaman daun tadi untuk mengompres penderita. Lakukan beberapa kali hingga panas tubuh mereda. Berikan juga asupan cairan yang banyak agar panas tubuh cepat turun.


2. Mengobati keseleo dan patah tulang
Manfaat daun Jambu Air berikutnya yakni untuk meringankan nyeri yang diakibatkan keseleo atau patah tulang. Ambil daun Jambu Air segar, lumatkan sampai lembut. Borehkan di bagian tubuh yang terasa nyeri sembari diurut-urut lembut. Kerjakan langkah ini dengan teratur agar rasa nyeri keseleo secepatnya hilang.


3. Menyembuhkan diabetes
Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Malaya yang diterbitkan dalam Journal Food Chemistry membuktikan jika ekstrak daun jambu Air mampu mengembalikan resistensi insulin sekaligus mengurangi tingkat gula darah dan juga menangani komplikasi diabetes antara lain impotensi pria. Singkatnya manfaat daun Jambu Air dalam bentuk ekstrak bisa mencegah kerja enzim hidrolisis karbohidrat, alpha glukosidase dan alpha amilase. Ekstrak daun Jambu Air memiliki ciri non toksik atau tak beracun yang diperlihatkan pada tikus yang diberikan ekstrak daun Jambu Air hingga kadar 2.000 mg/kg ternyata bisa menginduksi diferensiasi 3T3-L1 pra-adiposit, memperbesar absorbsi gula dan bisa mempercepat sekresi adiponektin.


Ada 6 senyawa utama dalam daun Jambu Air yang bertanggung jawab merevitalisasi resistensi insulin penderita diabetes tipe 2 yaitu myricetin-3-O rhamnoside, 4-Hydroxybenzaldehyde, europetin-3-O-rhamnoside, myrigalone-G, phloretin serta myrigalone-B. Penelitian ini malah menyarankan kepada perusahaan farmasi agar menggunakan ekstrak daun Jambu Airuntuk obat diabetes. Bila anda ingin mengambil manfaat daun Jambu Air ini maka sediakan 7 helai daun Jambu Air yang tak terlalu tua, masak dengan 3 gelas air sampai tinggal satu gelas untuk kemudian diminum. Dosis perhari cukup diminum pagi serta sore hari. Jika menunjukkan tanda-tanda membaik, dosis dikurangi menjadi 4 hari sekali.

PERAN DAUN MURBEI DALAM MENJAGA KESEHATAN TUBUH


Selama ini kita hanya mengenal buah murbei sebagai salah satu buah sehat yang menjadi bahan konsumsi favorit dari jenis buah. Kali ini kita akan membahas lebih jauh tentang apa saja peran daun buahnya untuk kesehatan tubuh Anda. Tak heran jika daun ini dijadikan daun herbal karena mengandung cukup banyak senyawa sehat.

Daun murbei mengandung phytoestrogen, mioinositol, acetone, trigonelline, copper, zinc, lupeol, cholin, adenin, eugenol, lanaloobenzyl alkohol, asam formyltetrahydrofolik, asam klorogenik ecdysterone, alfa, rutin, moracetin, isoquersetin, butylamine, asam amino, asam folat, betasitosterol, betahexenal, cis beta hexenol, scopolin, cis lamdahexenol, benzaidehide, asam fumarat, karoten, vitamin C, vitamin A, dan juga vitamin B1. Semua kandungan senyawa tersebut akan membantu Anda dalam mencegah berbagai jenis penyakit.


Beberapa kegunaan daun ini untuk kesehatan Anda. 

1. Menurunkan panas demam

Manfaat daun murbei yang pertama yaitu dapat menurunkan panas demam yang tinggi di tubuh Anda. Daun yang satu ini sangatlah alami dan tidak akan memberikan efek samping jika digunakan dengan benar, terutama untuk anak Anda yang panas demam.

2. Mengatasi insomnia

Khasiat daun murbei juga mampu mengatasi kesulitan saat tidur. Istilah lain dari penyakit ini yaitu insomnia. Kandungan senyawa alaminya mampu membuat Anda rileks dan menjaga pola tidur Anda menjadi lebih teratur dan juga nyaman.

3. Mencegah penyakit diabetes

Manfaat daun murbei mampu mencegah penyakit diabetes. Daun sehat yang satu ini akan menjaga kadar gula di dalam darah Anda sehingga tidak naik secara drastic. Bagi Anda yang mempunyai gejala diabetes bisa mencoba untuk menggunakan daun ini.

4. Obat keputihan pada wanita

Khasiat daun murbei sangat bermanfaat bagi kaum hawa yang mempunyai masalah keputihan. Daun ini akan mencegah keputihan berlebih dan juga mengatasi bau tidak sedap yang ditimbulkan oleh tidak bersihnya daerah intim wanita.

5. Menyehatkan gigi serta tulang

Manfaat daun murbei bisa Anda andalkan untuk menyehatkan tulang dan juga gigi. Senyawa sehat yang ada di dalam daun ini dapat membantu memadatkan tulang dan mencegah sakit gigi bagi Anda yang mempunyai masalah kesehatan di dua bagian tubuh tersebut.

6. Baik untuk kesehatan jantung

Siapa sangka jika daun murbei juga ampuh dalam menyehatkan jantung Anda. Selama ini banyak orang yang mengira jika menjaga kesehatan jantung memerlukan biaya yang mahal. Anda tidak perlu lagi cemas dengan menggunakan daun ini saja.

7. Mencegah penyakit stroke

Salah satu penyakit yang juga bisa dicegah dengan daun murbei yaitu stroke. Penyakit ini merupakan penyakit yang paling sering menyerang tubuh dengan kondisi jantung yang tidak sehat. Cobalah untuk menggunakan daun murbei sebagai obat herbalnya.

8. Mengatasi kolesterol jahat

Kolesterol jahat dalam jumlah yang banyak di dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai macam jenis penyakit. Untuk mencegahnya, Anda dapat memanfaatkan daun murbei. Daun ini mampu mengatasi tingkat kolesterol jahat yang tinggi di dalam tubuh.

9. Mencegah penyakit hipertensi

Penyakit hipertensi bisa Anda cegah sejak dini dengan menggunakan daun murbei. Daun yang satu ini merupakan daun alami yang akan melancarkan aliran darah serta mencegah kenaikan tekanan darah yang terlalu tinggi.

10. Mencegah kegemukan

Kandungan sehat yang alami di dalam daun murbei dapat menjaga berat badan Anda agar tetap stabil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa daun sehat ini mampu mencegah Anda dari kegemukan dan penyakit akibat badan yang gemuk.

Berikut ini manfaat lainnya:

  • Baik untuk sistem pencernaan
  • Mencegah penyakit sembelit
  • Melancarkan buang air besar
  • Mengobati panas dalam
  • Pembersih darah alami
  • Menetralkan racun dalam tubuh
  • Anti oksidan alami
  • Baik untuk produksi ASI
  • Mematangkan bisul dengan cepat
  • Obat radang kulit
  • Menyembuhkan luka serta borok

MANFAAT MINYAK BUNGA CALENDULA UNTUK KESEHATAN


Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses.
PT. Natural Nusantara membantu alternative solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

SYARAT PERTUMBUHAN
Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 m dpl,intensitas cahaya 40-50 %, dengan suhu 22-30 0C, curah hujan ideal 1.500 - 2.500 mm per-tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik, dan pH 6 - 7.

PEMBIBITAN
Pilih bibit tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama & penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru

PERSIAPAN LAHAN
Pembukaan lahan sebaiknya pada musim kemarau. Bersihkan alang-alang dan gulma lain serta tanaman keras yang mengganggu masuknya sinar matahari. Lahan miring sebaiknya dibuat terasering. Buat saluran-saluran pembuangan air.

JARAK TANAMJarak tanam yang umum 8 x 12 m atau 10 x 10 m

TANAMAN PELINDUNG
Skala luas di tempat terbuka mutlak diperlukan tanaman pelindung,misal lamtoro,turi,gamal,sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.

LUBANG TANAMBuat lubang tanam ukuran 50 cm2. Pisahkan tanah bagian atas dengan bagian bawah dan biarkan selama + 2 minggu. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang matang 20 kg + 5 gr Natural GLIO + 10 kg Dolomit sampai rata sebagai media tanam, kemudian masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam.

PENANAMAN
Penanaman yang ideal pada awal musim hujan. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati. Tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Siram air secukupnya setelah selesai tanam. Akan lebih baik ditambah pupuk organik SUPERNASA dosis 1 botol untuk ± 200 tanaman . 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk lalu siramkan setiap pohon atau siramkan SUPERNASA 1 sendok makan per 10 liter air per pohon.

PENGAIRANPengairan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai tanaman berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi. Penyiraman paling baik pagi hari.

PEMANGKASAN
Pangkas terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang sudah mati dan terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketika tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m, pucuk tanaman dipangkas.

PEMUPUKAN
Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat, misal sebagai berikut :

Umur (hari) Pukan (kg/ph) NPK (kg/ph) Frekwensi per-tahun
1 - 3 30 - 50 0,5 - 1,0 3 - 4
4 - 6 75 - 150 1,5 - 2,5 2 - 3
15 - 10 200 - 300 3,0 - 5,0 1 - 2

Pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke-3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi.
Waktu pemupukan pupuk kandang sekali setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Sedangkan pupuk Makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman.
Siramkan pupuk organik SUPERNASA (0-3 thn) dan POWER NUTRITION (diatas 3 thn) dengan cara sesuai di atas . Semprotkan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki tiap 1-2 bulan selama masih bisa dijangkau alat semprot.

PEMBUAHAN DI LUAR MUSIMCaranya mengatur pembungaan di setiap pohon durian per blok, yaitu jika menginginkan panen durian bulan Agustus - November, maka sekitar bulan Maret tanaman pada blok diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan POWER NUTRITION per 10 liter air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali. Selain itu kira-kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan, tanah di sekeliling tanaman dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah bunga mekar, tanaman diberi pupuk NPK dosis 0,5 - 1 kg per tanaman. Setelah terbentuk buah, usahakan tanaman tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun, sehingga perlu disiram POWER NUTRITION lagi (1 botol untuk 30-50 pohon).

PENYERBUKAN
Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.

PERAWATAN BUAHPenyeleksian buah setelah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon) ditambah POWER NUTRION (1 botol untuk 30-50 pohon).

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT
1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.)
Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akhirnya mati. Pengendalian; sanitas kebun, potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberi PESTONA + POC NASA atau disemprotkan.

2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis )
Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan sejak awal dengan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 sejak buah berumur 1 minggu, Gunakan perangkap Natural METILAT.

3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.)Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.

4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.)Ketiga ulat menyerang dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.

5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora)Gejala serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang bagian bawah dekat tanah. Setelah batang busuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, dan akhirnya mati. Pengendalian dengan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, pemangkasan, sejak awal sebelum tanam sebarkan Natural GLIO atau oleskan pada batang yang luka kemudian tutup dengan parafin, kerok batang terserang sampai warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA + POC NASA.

6. Penyakit Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.)
Jika dibelah, pada bagian korteks akan tampak warna coklat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Tanaman yang terserang dimusnahkan dan dibakar serta bekas lubang tanam ditaburi kapur + Natural GLIO, perbaiki sistem drainase serta sejak awal pakai Natural GLIO sebagai pencegahan.

7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.)Gejala adanya bercak-bercak besar kering pada daun tanaman yang akhirnya berlubang. Potong daun terserang, semprotkan Natural GLIO + POC NASA sebagai pencegahan gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.

8. Penyakit Jamur Upas (pink disease)
Gejala munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Potong bagian terserang, kurangi kelembaban, Oleskan Natural GLIO + POC NASA pada bagian terserang atau fungisida berbahan aktif tembaga

9.Penyakit Akar Putih (JamurRigodoporus lignosus)Daun kuning kemudian coklat sebelum akhirnya mengerut dan gugur. Buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakan Natural GLIO sebagai pencegahan.

10. Penyakit Busuk Buah ( Jamur Phytophthora sp.)Gejala adanya bercak-bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah, kemudian busuk dan pada bagian terserang terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. Gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai tindakan pencegahan, sanitasi kebun.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki

PEMANENANWaktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125 - 135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.

PANDUAN MENANAM DURIAN


Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses.
PT. Natural Nusantara membantu alternative solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

SYARAT PERTUMBUHAN
Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 m dpl,intensitas cahaya 40-50 %, dengan suhu 22-30 0C, curah hujan ideal 1.500 - 2.500 mm per-tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik, dan pH 6 - 7.

PEMBIBITAN
Pilih bibit tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama & penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru

PERSIAPAN LAHAN
Pembukaan lahan sebaiknya pada musim kemarau. Bersihkan alang-alang dan gulma lain serta tanaman keras yang mengganggu masuknya sinar matahari. Lahan miring sebaiknya dibuat terasering. Buat saluran-saluran pembuangan air.

JARAK TANAMJarak tanam yang umum 8 x 12 m atau 10 x 10 m

TANAMAN PELINDUNG
Skala luas di tempat terbuka mutlak diperlukan tanaman pelindung,misal lamtoro,turi,gamal,sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.

LUBANG TANAMBuat lubang tanam ukuran 50 cm2. Pisahkan tanah bagian atas dengan bagian bawah dan biarkan selama + 2 minggu. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang matang 20 kg + 5 gr Natural GLIO + 10 kg Dolomit sampai rata sebagai media tanam, kemudian masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam.

PENANAMAN
Penanaman yang ideal pada awal musim hujan. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati. Tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Siram air secukupnya setelah selesai tanam. Akan lebih baik ditambah pupuk organik SUPERNASA dosis 1 botol untuk ± 200 tanaman . 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk lalu siramkan setiap pohon atau siramkan SUPERNASA 1 sendok makan per 10 liter air per pohon.

PENGAIRANPengairan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai tanaman berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi. Penyiraman paling baik pagi hari.

PEMANGKASAN
Pangkas terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang sudah mati dan terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketika tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m, pucuk tanaman dipangkas.

PEMUPUKAN
Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat, misal sebagai berikut :

Umur (hari) Pukan (kg/ph) NPK (kg/ph) Frekwensi per-tahun
1 - 3 30 - 50 0,5 - 1,0 3 - 4
4 - 6 75 - 150 1,5 - 2,5 2 - 3
15 - 10 200 - 300 3,0 - 5,0 1 - 2

Pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke-3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi.
Waktu pemupukan pupuk kandang sekali setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Sedangkan pupuk Makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman.
Siramkan pupuk organik SUPERNASA (0-3 thn) dan POWER NUTRITION (diatas 3 thn) dengan cara sesuai di atas . Semprotkan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki tiap 1-2 bulan selama masih bisa dijangkau alat semprot.

PEMBUAHAN DI LUAR MUSIMCaranya mengatur pembungaan di setiap pohon durian per blok, yaitu jika menginginkan panen durian bulan Agustus - November, maka sekitar bulan Maret tanaman pada blok diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan POWER NUTRITION per 10 liter air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali. Selain itu kira-kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan, tanah di sekeliling tanaman dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah bunga mekar, tanaman diberi pupuk NPK dosis 0,5 - 1 kg per tanaman. Setelah terbentuk buah, usahakan tanaman tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun, sehingga perlu disiram POWER NUTRITION lagi (1 botol untuk 30-50 pohon).

PENYERBUKAN
Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.

PERAWATAN BUAHPenyeleksian buah setelah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon) ditambah POWER NUTRION (1 botol untuk 30-50 pohon).

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT
1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.)
Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akhirnya mati. Pengendalian; sanitas kebun, potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberi PESTONA + POC NASA atau disemprotkan.

2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis )
Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan sejak awal dengan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 sejak buah berumur 1 minggu, Gunakan perangkap Natural METILAT.

3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.)Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.

4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.)Ketiga ulat menyerang dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.

5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora)Gejala serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang bagian bawah dekat tanah. Setelah batang busuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, dan akhirnya mati. Pengendalian dengan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, pemangkasan, sejak awal sebelum tanam sebarkan Natural GLIO atau oleskan pada batang yang luka kemudian tutup dengan parafin, kerok batang terserang sampai warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA + POC NASA.

6. Penyakit Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.)
Jika dibelah, pada bagian korteks akan tampak warna coklat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Tanaman yang terserang dimusnahkan dan dibakar serta bekas lubang tanam ditaburi kapur + Natural GLIO, perbaiki sistem drainase serta sejak awal pakai Natural GLIO sebagai pencegahan.

7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.)Gejala adanya bercak-bercak besar kering pada daun tanaman yang akhirnya berlubang. Potong daun terserang, semprotkan Natural GLIO + POC NASA sebagai pencegahan gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.

8. Penyakit Jamur Upas (pink disease)
Gejala munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Potong bagian terserang, kurangi kelembaban, Oleskan Natural GLIO + POC NASA pada bagian terserang atau fungisida berbahan aktif tembaga

9.Penyakit Akar Putih (JamurRigodoporus lignosus)Daun kuning kemudian coklat sebelum akhirnya mengerut dan gugur. Buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakan Natural GLIO sebagai pencegahan.

10. Penyakit Busuk Buah ( Jamur Phytophthora sp.)Gejala adanya bercak-bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah, kemudian busuk dan pada bagian terserang terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. Gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai tindakan pencegahan, sanitasi kebun.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki

PEMANENANWaktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125 - 135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.
 
Support : Creating Website | InfoAgroIndonesia Template | InfoAgroIndonesia
Copyright © 2018. PERKEBUNAN | PERTANIAN | PETERNAKAN | PERIKANAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Info Agro Indonesia
Proudly powered by Blogger